Rabu, 15 Juli 2009

- [Joke]Barisan SuperHero US menolak masuk Indonesia -

Dengan meningkatnya tingkat kriminalitas di ibukota dewasa ini, pemerintah Indonesia telah mengirimkan proposal penawaran kerja kepada sejumlah superhero dari negara paman Sam.

Proposal ini menawarkan suatu bentuk kerjasama dimana para superhero diminta kesediaannya untuk bekerja di Indonesia dalam kerjasama dengan Mabes Polri untuk memerangi kriminalitas yang marak terjadi di kota2 besar Indonesia, khususnya Jakarta.

Tetapi tidak diduga sejumlah besar superhero MENOLAK ajakan kerjasama ini. Berikut adalah alasan penolakan tersebut, yang mana membuat Indonesia TERSINGGUNG BERAT….

1. BATMAN (Bruce Wayne)
Bruce Wayne menolak ajakan kerjasama ini dengan alasan yang terlalu dibuat-buat. ALasan beliau adalah
DIA KEBERATAN MENANGGUNG PAJAK IMPOR BAT-MOBILE KE INDONESIA. BAYANGIN AJA PAJAK IMPOR MOBIL MEWAH YANG SELANGIT, APALAGI UNTUK BAT-MOBIL YANG SECANGGIH ITU

2. SPIDERMAN (Peter Parker)
Parker juga menolak ajakan kerjasama ini dengan alasan
DI INDONESIA HANYA ADA SEDIKIT SEKALI GEDUNG TINGGI, YANG MENYULITKAN DIA UNTUK BERGELANTUNGAN DARI GEDUNG KE GEDUNG. KALAUPUN ADA GEDUNG TINGGI, JARAKNYA TERLALU BERJAUHAN, SEHINGGA SANGAT MENYULITKAN. BELUM LAGI SAAT BERGELANTUNGAN, DIA TAKUT KECANTOL KABEL LISTRIK DAN TELEPON YANG BANYAK BERSERAKAN DI LANGIT2 KOTA BESAR INDONESIA

3. INVISIBLE GIRL (Susan Storm)
Menolak dengan alasan MINDER. Kemampuan menghilang yang dimilikinya masih jauh kalah dengan kemampuan menghilang orang2 Indonesia. Berikut
wawancara yang dilakukan dengan CNN SAYA SIH HANYA BISA MENGHILANGKAN DIRI SAYA SENDIRI. BANYAK ORANG DI INDONESIA YANG BUKAN HANYA BISA MENGHILANGKAN DIRI SENDIRI, MALAHAN HUTANG, ASSET2 NEGARA YANG PERNAH DIKUASAI, SAMPAI HUTANG2 KORUPSI PUN BISA DIHILANGKAN JUGA. JADI SAYA MINDER NIH…..

4. THE THING
Menolak dengan alasan DI INDONESIA SUDAH BANYAK ORANG DENGAN KULIT YANG LEBIH TEBAL DARI SAYA. BUKAN HANYA KEBAL PELURU, MALAHAN SUDAH KEBAL MALU SEGALA.

5. HUMAN TORCH (Johnny Storm)
Menolak juga sama dengan anggota2 Fantastic 4 yang lain, karena BELUM JUGA MULAI BEKERJA, DIA UDAH MENDAPAT PANGGILAN DARI KEJAGUNG KARENA DICURIGAI MENJADI DALANG TERBAKARNYA BEBERAPA PASAR DI INDONESIA.

6. THE FLASH (Barry Allen)
Sebenarnya Allen sudah mempertimbangkan untuk menerima proposal ini, tetapi setelah melakukan survey ke berbagai lembaga pemerintahan dia akhirnya menolak. BAYANGKAN AJA, UNTUK MENDAPATKAN TANDA TANGAN KTP AJA ORANG HARUS MENUNGGU BERHARI-HARI. ITU AJA MASIH SABAR. JADI KESIMPULAN SAYA, ORANG INDONESIA TIDAK MEMERLUKAN SEORANG SUPERHERO YANG MEMILIKI KEKUATAN BERUPA KECEPATAN. KECEPATAN TIDAK ADA ARTINYA BUAT BANGSA YANG ALON2 ASAL KELAKON.

7. SUPERMAN (Clark Kent)
Sang manusia baja ini menolak dengan sopan, karena
SAYA TAKUT DISANGKUTKAN DENGAN TUNTUTAN MELAKUKAN AKSI PORNOGRAFI/PORNOAKSI KARENA CELANA DALAM SAYA DI DEPAN.

8. AQUAMAN
Merasa tidak kuat setelah mencoba pekerjaan baru di Indonesia, karena LAUTNYA UDAH TERCEMAR LUMPUR LAPINDO

9. WONDER WOMAN
Pada mulanya, sang peace ambassador dari atlantea ini merasa yakin bisa membantu pemerintah Indonesia. Tetapi setelah pengamatan lebih lanjut, dia akhirnya menolak juga dengan alasan KALO SAYA MATI DI US DALAM MENUNAIKAN TUGAS KAN MASIH BERGENGSI, DIBUNUH MONSTER / VILLAIN. DI INDONESIA BISA2 SAYA MATI DIGREBEK FPI GARA2 KOSTUM SAYA YANG SUPER SEKSI INI.

10 CAT WOMAN
Menolak setelah ketakutan mendengar lagu KUCING GARONG.

with love,

http://www.dewaklasik.com

Kamis, 25 Juni 2009

- ELANG -

Sobat…Burung Elang, merupakan jenis unggas yang mempunyai umur panjang di dunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu, seekor Elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.

Ketika Elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga menyulitkan waktu terang.

Pada saat itu, Elang hanya mempunyai dua pilihan : menunggu kematian, atau mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan - suatu proses transformasi yang panjang selama 150 tahun.

Untuk melakukan transformasi itu, Elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal disana selama proses transformasi berlangsung.

Pertama- tama, Elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru.
Dengan paruh yang baru itu, ia akan mencabuti cakar cakarnya, dan ketika cakar cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu bulu badannya satu demi satu.

Suatu proses yang panjang dan menyakitkan.
Lima bulan kemudian, bulu bulu elang baru tumbuh kembali.

Elang mulai dapat terbang kembali. dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi.

Sobat…Dalam kehidupan Kita ini, kadang Kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai suatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.

Sobat…Kita harus rela meninggalkan perilaku lama Kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila Kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal hal yang baru, Kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan Kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.

Sobat…Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri kita sendiri. Kitalah sang penguasa atas diri kita sendiri. Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa dan melayukan semangat Kita.

with love,

Selasa, 23 Juni 2009

- Mengapa Cincin Kawin Ditaruh di Jari Manis? -

Sobat…. Mau tau kenapa cincin pernikahan itu disematkan alias ditaruh di jari manis? daripada penasaran, baca dan ikuti langkah berikut ini, Tuhan benar-benar membuat keajaiban.

1. Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam.

2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.

3. Permainan dimulai , 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan…

4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari menwakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.

5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereke memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.

6. sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.

7. selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.

Benerkan??? Keren bangetttt……Kebetulan atau nggak, yang pasti ini benar-benar jadi inspirasi, so, berbahagialah yang sudah memiliki pasangan. Karena itu diambil dari tulang rusuk-mu yang berharga.


with love,

Rabu, 17 Juni 2009

Lingkaran Persahabatan


Letak hakiki sebuah persahabatan adalah memberi tanpa asa menerima, dan mencintai tanpa pretensi ingin memiliki.”

Tidak ada persahabatan jika tidak ada kebebasan. Persahabatan menyukai udara bebas dan tidak terikat pada batas yang lurus dan sempit. Persahabatan akan berbicara dengan bebas dan bertindak dengan bebas jua; dan tidak akan menyakiti karena tidak ada yang perlu disakiti. Persahabatan akan selalu memaafkan dan mudah melupakan kesalahanPersahabatan benar-benar menyatu dalam jiwa, dia bersimpati terhadap apa saja.”

Kamis, 11 Juni 2009

Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana

Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.

Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”

Sekarang, pagi-pagi ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan beberapa dokumen rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi. Aku memang sengaja tidak mengingatkannya tentang ulang tahun perkawinan kami. Aku ingin mengujinya, apakah ia ingat atau tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik napas panjang.

Heran, apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan sendiri? Aku mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku. Ia kalem dan tidak ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak pernah ada bunga pada momen-momen istimewa atau puisi yang dituliskan di selembar kertas merah muda seperti yang sering kubayangkan saat sebelum aku menikah.

Sedangkan aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya hadiah dengan kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya. Aku juga tidak lupa mengucapkan berpuluh kali kata I love you setiap minggu. Mengirim pesan, bahkan puisi lewat sms saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku cinta harus diekspresikan dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian dari cinta.

Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya. Tetapi, masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku sudah mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku kesal titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan. Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun perkawinan kami. Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami sempat pergi berdua untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari. Jadilah aku manyun sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.

Rasa kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah, beberapa kali kami bertengkar minggu ini.

Sebenarnya, hari ini aku sudah mengosongkan semua jadual kegiatanku. Aku ingin berdua saja dengannya hari ini dan melakukan berbagai hal menyenangkan. Mestinya, Sabtu ini ia libur. Tetapi, begitulah Aa’. Sulit sekali baginya meninggalkan pekerjaannya, bahkan pada akhir pekan seperti ini. Mungkin, karena kami belum mempunyai anak. Sehingga ia tidak merasa perlu untuk meluangkan waktu pada akhir pekan seperti ini.

”Hen, kamu yakin mau menerima lamaran A’ Ridwan?” Diah sahabatku menatapku heran. ”Kakakku itu enggak romantis, lho. Tidak seperti suami romantis yang sering kau bayangkan. Dia itu tipe laki-laki serius yang hobinya bekerja keras. Baik sih, soleh, setia… Tapi enggak humoris. Pokoknya, hidup sama dia itu datar. Rutin dan membosankan. Isinya cuma kerja, kerja dan kerja…” Diah menyambung panjang lebar. Aku cuma senyum-senyum saja saat itu. Aa’ memang menanyakan kesediaanku untuk menerima lamaranku lewat Diah.

”Kamu kok gitu, sih? Enggak senang ya kalau aku jadi kakak iparmu?” tanyaku sambil cemberut. Diah tertawa melihatku. ”Yah, yang seperti ini mah tidak akan dilayani. Paling ditinggal pergi sama A’ Ridwan.” Diah tertawa geli. ”Kamu belum tahu kakakku, sih!” Tetapi, apapun kata Diah, aku telah bertekad untuk menerima lamaran Aa’. Aku yakin kami bisa saling menyesuaikan diri. Toh ia laki-laki yang baik. Itu sudah lebih dari cukup buatku.

Minggu-minggu pertama setelah perkawinan kami tidak banyak masalah berarti. Seperti layaknya pengantin baru, Aa’ berusaha romantis. Dan aku senang. Tetapi, semua berakhir saat masa cutinya berakhir. Ia segera berkutat dengan segala kesibukannya, tujuh hari dalam seminggu. Hampir tidak ada waktu yang tersisa untukku. Ceritaku yang antusias sering hanya ditanggapinya dengan ehm, oh, begitu ya… Itupun sambil terkantuk-kantuk memeluk guling. Dan, aku yang telah berjam-jam menunggunya untuk bercerita lantas kehilangan selera untuk melanjutkan cerita.

Begitulah… aku berusaha mengerti dan menerimanya. Tetapi pagi ini, kekesalanku kepadanya benar-benar mencapai puncaknya. Aku izin ke rumah ibu. Kukirim sms singkat kepadanya. Kutunggu. Satu jam kemudian baru kuterima jawabannya. Maaf, aku sedang rapat. Hati-hati. Salam untuk Ibu. Tuh, kan. Lihat. Bahkan ia membutuhkan waktu satu jam untuk membalas smsku. Rapat, presentasi, laporan keuangan, itulah saingan yang merebut perhatian suamiku.

Aku langsung masuk ke bekas kamarku yang sekarang ditempati Riri adikku. Kuhempaskan tubuhku dengan kesal. Aku baru saja akan memejamkan mataku saat samar-samar kudengar Ibu mengetuk pintu. Aku bangkit dengan malas.

”Kenapa Hen? Ada masalah dengan Ridwan?” Ibu membuka percakapan tanpa basa-basi. Aku mengangguk. Ibu memang tidak pernah bisa dibohongi. Ia selalu berhasil menebak dengan jitu.

Walau awalnya tersendat, akhirnya aku bercerita juga kepada Ibu. Mataku berkaca-kaca. Aku menumpahkan kekesalanku kepada Ibu. Ibu tersenyum mendengar ceritaku. Ia mengusap rambutku. ”Hen, mungkin semua ini salah Ibu dan Bapak yang terlalu memanjakan kamu. Sehingga kamu menjadi terganggu dengan sikap suamimu. Cobalah, Hen pikirkan baik-baik. Apa kekurangan Ridwan? Ia suami yang baik. Setia, jujur dan pekerja keras. Ridwan itu tidak pernah kasar sama kamu, rajin ibadah. Ia juga baik dan hormat kepada Ibu dan Bapak. Tidak semua suami seperti dia, Hen. Banyak orang yang dizholimi suaminya. Na’udzubillah!” Kata Ibu.

Aku terdiam. Yah, betul sih apa yang dikatakan Ibu. ”Tapi Bu, dia itu keterlaluan sekali. Masak Ulang tahun perkawinan sendiri tiga kali lupa. Lagi pula, dia itu sama sekali tidak punya waktu buat aku. Aku kan istrinya, bu. Bukan cuma bagian dari perabot rumah tangga yang hanya perlu ditengok sekali-sekali.” Aku masih kesal. Walaupun dalam hati aku membenarkan apa yang diucapkan Ibu.

Ya, selain sifat kurang romantisnya, sebenarnya apa kekurangan Aa’? Hampir tidak ada. Sebenarnya, ia berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakanku dengan caranya sendiri. Ia selalu mendorongku untuk menambah ilmu dan memperluas wawasanku. Ia juga selalu menyemangatiku untuk lebih rajin beribadah dan selalu berbaik sangka kepada orang lain. Soal kesetiaan? Tidak diragukan. Diah satu kantor dengannya. Dan ia selalu bercerita denganku bagaimana Aa’ bersikap terhadap rekan-rekan wanitanya di kantor. Aa’ tidak pernah meladeni ajakan Anita yang tidak juga bosan menggoda dan mengajaknya kencan. Padahal kalau mau, dengan penampilannya yang selalu rapi dan cool seperti itu, tidak sulit buatnya menarik perhatian lawan jenis.

”Hen, kalau kamu merasa uring-uringan seperti itu, sebenarnya bukan Ridwan yang bermasalah. Persoalannya hanya satu, kamu kehilangan rasa syukur…” Ibu berkata tenang.

Aku memandang Ibu. Perkataan Ibu benar-benar menohokku. Ya, Ibu benar. Aku kehilangan rasa syukur. Bukankah baru dua minggu yang lalu aku membujuk Ranti, salah seorang sahabatku yang stres karena suaminya berselingkuh dengan wanita lain dan sangat kasar kepadanya? Bukankah aku yang mengajaknya ke dokter untuk mengobati memar yang ada di beberapa bagian tubuhnya karena dipukuli suaminya?

Pelan-pelan, rasa bersalah timbul dalam hatiku. Kalau memang aku ingin menghabiskan waktu dengannya hari ini, mengapa aku tidak mengatakannya jauh-jauh hari agar ia dapat mengatur jadualnya? Bukankah aku bisa mengingatkannya dengan manis bahwa aku ingin pergi dengannya berdua saja hari ini. Mengapa aku tidak mencoba mengatakan kepadanya, bahwa aku ingin ia bersikap lebih romantis? Bahwa aku merasa tersisih karena kesibukannya? Bahwa aku sebenarnya takut tidak lagi dicintai?

Aku segera pamit kepada Ibu. Aku bergegas pulang untuk membereskan rumah dan menyiapkan makan malam yang romantis di rumah. Aku tidak memberitahunya. Aku ingin membuat kejutan untuknya.

Makan malam sudah siap. Aku menyiapkan masakan kegemaran Aa’ lengkap dengan rangkaian mawar merah di meja makan. Jam tujuh malam, Aa’ belum pulang. Aku menunggu dengan sabar. Jam sembilan malam, aku hanya menerima smsnya. Maaf aku terlambat pulang. Tugasku belum selesai. Makanan di meja sudah dingin. Mataku sudah berat, tetapi aku tetap menunggunya di ruang tamu.

Aku terbangun dengan kaget. Ya Allah, aku tertidur. Kulirik jam dinding, jam 11 malam. Aku bangkit. Seikat mawar merah tergeletak di meja. Di sebelahnya, tergeletak kartu ucapan dan kotak perhiasan mungil. Aa’ tertidur pulas di karpet. Ia belum membuka dasi dan kaos kakinya.

Kuambil kartu ucapan itu dan kubuka. Sebait puisi membuatku tersenyum.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Lewat kata yang tak sempat disampaikan

Awan kepada air yang menjadikannya tiada

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan

Kayu kepada api yang menjadikannya abu. *

For vieny, welcome to your husband’s heart.

*dikutip dari Aku ingin mencintaimu dengan sederhana karya Sapardi Djoko Damono.

Sumber : Majalah Ummi, edisi 12/XIII/2002

Selasa, 26 Mei 2009

Sifat-Sifat Seorang Sahabat Baik

Orang yang mempunyai sahabat baik dan merupakan sahabat baik bagi orang lain sesungguhnya adalah orang yang sangat kaya dan puas. Persahabatan yang baik seharusnya menunjukkan ciri-ciri seperti berikut ini :

  1. Persahabatan yang baik tidak mementingkan diri sendiri.

    Amsal 17:17 mengatakan bahwa, "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu." Karena itu persahabatan sejati tidak didasarkan pada syarat- syarat yang berubah-ubah. Ada orang-orang yang berkata, "Saya akan menjadi sahabatmu jika, atau apabila, atau sampai, atau karena." Semua ini adalah syarat-syarat dan syarat bisa berubah. Tetapi sahabat sejati mengasihi setiap waktu. Seorang sahabat yang berkata, "Aku mengasihimu jika" atau "Aku mengasihimu bila" bukan sahabat seperti yang dilukiskan oleh Alkitab. Sahabat sejati akan berkata, "Aku mengasihimu setiap waktu. Kasihku tidak bersyarat dan tidak mementingkan diri sendiri."

  2. Persahabatan sejati bersifat teguh.

    Kembali Amsal 17:17 berkata bahwa, "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu." Sebuah penerbitan Inggris menawarkan hadiah bagi orang yang memberikan definisi terbaik tentang persahabatan. Sebuah definisi yang tercantum dalam sayembara terhormat itu adalah: "Seorang sahabat adalah orang yang menambah sukacita kita dan membagi kesedihan kita." Definisi lain berbunyi, "Seorang sahabat adalah orang yang mengerti kita." Tetapi definisi yang memenangkan hadiah dalam sayembara itu adalah: "Seorang sahabat adalah orang yang masuk pada saat dunia keluar." Betapa benarnya definisi ini! Jika Saudara ingin sungguh-sungguh mengetahui berapa banyak sahabat yang Saudara miliki dan siapa mereka, buatlah kesalahan dan lihatlah apa yang terjadi. Setelah Saudara mengetahui kesulitan, coba lihat berapa banyak kawan Saudara yang masih setia kapada Saudara. Persahabatan sejati itu teguh.

  3. Persahabatan sejati bersedia berkorban.

    Amsal 18:24 berkata, "Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib daripada seorang saudara." Persahabatan sejati itu mahal, tetapi memang sepadan dengan nilainya. Kata Indian untuk sahabat berasal dari sebuah kata gabungan yang berarti "orang yang memikul kesusahanku pada pundaknya." Jadi kalau saya ingin menjadi sahabat, saya harus hidup dengan bersedia berkorban bagi orang yang menerima persahabatan saya.

  4. Persahabatan sejati bersifat menyucikan.

    Amsal 27:17 berkata, "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya." Seorang sahabat sejati akan menjadikan Saudara orang yang lebih baik. Persahabatan sejati membuat hidup Saudara lebih maju, mempertajam kecerdasan Saudara dan membuat Saudara lebih giat. Saudara akan menjadi orang yang lebih baik dan lebih berguna karena persahabatan itu.

Persahabatan sejati tidak akan menumpulkan pengaruh Saudara atau menumpulkan kerohanian Saudara. Seorang sahabat sejati adalah orang yang cukup peduli sehingga ia akan menegur bila Saudara salah. Alkitab berkata dalam Amsal 27:6, "Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah."

Sanjungan bukan persahabatan. Orang yang suka menyanjung sama dengan orang munafik. Seorang munafik mengatakan di belakang Saudara apa yang tidak akan dia ucapkan di muka Saudara, tetapi seorang penyanjung mengatakan di depan Saudara apa yang tidak akan ia katakan di belakang Saudara. Seorang sahabat sejati sebaliknya, ia bersifat jujur terhadap Saudara dan terhadap orang lain.

http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/065/

Senin, 25 Mei 2009

tips buat cowok jatuh cinta ke cewek



Terkadang para cewek atau wanita menganggap bahwa hanya dengan kecantikan, keseksian tubuhnya, atau dandanan yang sangat wah bisa bikin cowok jatuh cinta dan tertarik. Padahal hal itu salah besar. Seandainya kalian pake baju yang mini, trus rok mini dan semua yang serba mini-mini, emang sih cowok-cowok tertarik, tapi apakah tertarik untuk mencintai anda ?? atau hanya untuk menikmati keindahan dan kecantikan anda saja upss…. Kebanyakan para cewek seakan tiap hari tiada hari tanpa mempercantik diri dan memperindah tubuh mereka. Padahal masih banyak elemen-elemen lain yang harus mereka sadari. Apa saja sih elemen-elemen tersebut ?
Jadilah cewek yang mudah didekati
Maksudnya disini adalah jadi cewek jangan sok jual mahal (tapi juga jangan jadi cewek murahan). Jika kalian didekati oleh cowok jangan jutek-jutek. Entar para cowok akan lari semua. Selalu ingat bahwa jumlah cewek lebih banyak daripada cowok jadi kalau kalian terlalu sombong bisa-bisa kalian kehabisan cowok alias jadi perawan tua.
Jangan Dandan berlebihan
Kalo masalah yang satu ini perlu diperhatikan benar. Soalnya jika tidak, bisa fatal. Kenapa ? karena jika kalian keluar malam dan pake make up berlebihan dan berjalan-jalan di jalanan pastinya kalian akan disebut cewek bispak. Niatnya cari cowok dan gebetan tapi malah ketangkep satpol PP, kan lucu juga namanya.
Jadilah Cewek yang Berselera Humor
Ini dari pengalaman saya di sekolah saja. Ada salah satu teman saya cewek yang galak dan juga mukanya tidak pernah dihiasi senyuman alias cemberut terus. Bukan hanya cowok ga jatuh cinta sama dia. Tapi cowok-cowok temenan sama dia aja mikir. Karena udah muka cemberut terus, ga ada selera humornya sama sekali trus abis gitu galak lagi waduh gawat bener tuh.
Tampilkanlah Kecantikan Anda dari Dalam Hati dan perilaku anda.
Nah ini juga salah satu unsur terpenting bagi wanita atau cewek di seluruh nusantara. Cewek cantik, cewek manis, bahkan cewek hot mudah banget dicari. Tapi cewek yang baik hati dan juga cantik hatinya dicari sulit sekali. Seperti cari jarum dalam jerami

~cHinT~

Kamis, 14 Mei 2009

Aku Menangis Untuk Adikku 6 Kali

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit.

Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya. "Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, "Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!" Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, "Ayah, aku yang melakukannya!" Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas.

Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, "Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? ... Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!" Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, "Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi." Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku.

Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11. Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut, "Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik...hasil yang begitu baik..." Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, "Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?" Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, "Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku." Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. "Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!" Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, "Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini." Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: "Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang." Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang.

Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20. Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas). Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, " Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana !" Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, "Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?" Dia menjawab, tersenyum, "Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?" Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, "Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu..." Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, "Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu." Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis.

Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23. Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. "Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!" Tetapi katanya, sambil tersenyum, "Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu.." Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. "Apakah itu sakit?" Aku menanyakannya. "Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan..." Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku.

Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26. Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, "Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini." Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi. Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, "Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?" Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. "Pikirkan kakak ipar--ia baru saja jadi direktur, danvsaya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?" Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: "Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!" "Mengapa membicarakan masa lalu?" Adikku menggenggam tanganku.

Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29. Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, "Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?" Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, "Kakakku." Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. "Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya." Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, "Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku." Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.

Rabu, 13 Mei 2009

You've got a friend


When your down and troubled
And you need a helping hand
And nothing is going right
Close your eyes and think of me
And soon I will be there
To brighten up even your darkest nights

You just call out my name
And you know where ever I am
I'll come running yeah to see you again
Winter, Spring, Summer or Fall
All you gotta do is call
And I'll be there
You've got a friend

If the sky above you
Should turn dark and full of clouds
And that old north wind should begin to blow
Keep your head together
And call my name out loud
Soon I'll be knocking upon your door

Ain't it good to know that you've got a friend
People can be so cold
They'll hurt you and desert you
Well they'll take your soul if you let them
But don't you let them

link ny: http://www.imeem.com/mistychuc/music/9zpi9LNY/mcfly-you-got-a-friend/
-^^-xin tHa-^^-

Selasa, 12 Mei 2009

"Love Story

Aku adalah seorang remaja yang baru duduk di kelas 1 SMA. Remaja putri yang selalu terlihat ceria walaupun aku dalam masalah besar. Tidak banyak orang yang tahu kalau aku sering menangis dalam kesendirianku.

Aku mempunyai pacar, seorang kakak kelas 3 yang perfect. Anak OSIS yang terkenal, kakak terbaik selama masa orientasi, kakak kelas ganteng dan manis yang menjadi ketua eksul kesenian ( paduan suara, modern dance, break dance, & operet ), pemain basket, bassis terbaik, dan lainnya. Banyak dari teman-temanku atau anak kelas 1 lainnya yang iri terhadapku. Bahkan tidak cuma yang seangkatan saja, beberapa dari kakak kelas ( kelas 2 dan kelas 3 ) ada yang sinis terhadapku, yah sasarannya aku jadi bahan labrakan. Tapi akunya tidak peduli.

Hari-hari ku berjalan bahagia sampai akhirnya aku bertengkar hebat dengan pacarku ini. Dia sms-an sama mantan pacarnya dengan kata- kata sayang. Kontan aku marah dan meminta dia untuk memutuskan hubungan kita. Ternyata dengan mudahnya dia meninggalkanku, padahal aku hanya menggertak saja. Patah hati deh.

Tidak lama setelah kami putus dia mengikuti kompetensi band di acara Pentas Seni sekolah kami. Dan pada saat pengumuman dia sakit DBD, aku menjenguknya. Tapi perlakuan dia saat itu agak dingin, dia terlihat membenciku. Sejak saat itu aku tidak berhubungan lagi sama dia, sampai akhirnya dia lulus. Dan saat acara perpisahan kami bertemu ( kebetulan aku pengisi acara, jadi aku bisa ikut acara perpisahan ). Dia masih terlihat manis, aku sangat menyukainya. Beberapa kali kami berpapasan mata. Kata temannya, dia suka aku hari ini. Aku memang feminim hari ini ( biasanya aku itu tomboi ). Tapi dia tetap tidak menghampiri ku, saat terakhir acara selesai dia baru menghampiriku. Aku terkesima dengan senyumnya, dan dia mengucapkan salam perpisahan ( hancur hatiku ).

Setelah hari itu kami tidak pernah bertemu lagi. Dan masa-masa kelas 2 sma aku lewati dengan susah payah. Saat itu keadaan dirumahku semakin parah, sering sekali terjadi pertengkaran, teman-teman satu gankku sudah mulai pisah, karena kami beda kelas. Dan aku benar-benar butuh perhatian. Aku merasa menjadi orang paling frustasi, sampai akhirnya aku mencoba rokok. Aku merasa sangat kesepian. Sampai akhirnya aku dekat dengan salah satu teman perempuanku yang lebih terlihat sebagai laki-laki. Orang-orang yang tidak mengenalnya pasti mengira bahwa dia laki-laki. Dia punya kelainan ( penyuka sesama jenis, lesbi ). Aku dan temanku itu semakin hari semakin dekat. Dia satu-satunya orang yang mengerti aku. Sampai suatu hari dia nembak aku ( minta aku untuk menjadi pacarnya ). Karena aku takut kehilangan perhatiannya dan takut dia marah, aku menerimanya menjadi pacarku, jadilah aku pasangan lesbi, padahal aku tidak menyukai sesamaku. Dan kalau aku rasa ini hanya cara agar aku bisa melupakan mantanku dan agar aku mendapat perhatian.

Ternyata dampak yang aku rasakan sangat buruk. Aku dikucilkan di sekolah. Teman-teman gankku marah kepadaku, tapi saat itu aku tidak peduli apa-apa. Hubungan terlarangku ini berlangsung sangat lama 1 tahun 2 bulan.

Setelah aku jalani 1 tahun aku mulai berfikir ini tidak baik, aku tidak ingin menjalani ini. Ditambah seorang teman lamaku yang biasa aku panggil Mr. Tulalit sekarang sedang mendekatiku. Awalnya aku berfikir mungkin keberadaan Mr. Tulalit bisa aku jadikan alasan untuk menjauh dari pacarku itu. Dan benar saja, aku dapat meninggalkan pacarku itu dangan bantuan Mr. Tulalit. Aku menjadi pacar Mr. Tulalit bukan hanya sekali. Awalnya aku pacaran dengan Mr. Tulalit dan Teman ku itu ( aku mendua ), pada bulan Febuary tanggal 29, tapi tanggal 8 Maret aku putus dengan Mr. Tulalit. Kemudian aku kembali jadian dengan Mr. Tulalit tanggal 4 April, masih dengan alasan yang sama, untuk melepaskan diri dari pacarku itu. Tapi tidak lama aku putus lagi dangan Mr. Tulalit. Aku pun menyerah untuk lepas dari Pacar ku itu. Dan aku tetap menjalani hari-hari ku dengannya. Padahal aku sama sekali tidak mempunyai perasaan apa-apa sama dia. Beberapa hari setelah kami resmi jadian 1 tahun 2 bulan, Mr. Tulalit kembali datang di kehidupanku. Kali ini dengan hati-hati Mr. Tulalit mendekatiku, dan hasilnya aku mulai menyukainya. Dan aku baru menyadari kelebihan Mr. Tulalit. Untuk pertama kalinya aku dekat dengan Mr. Tulalit bukan karena ingin melepaskan diri dari pacar ku itu, tapi karena aku menyukainya.

Cukup sudah setelah lama akupun akhirnya mengambil keputusan untuk menghentikan kegilaanku berpacaran dengan sesama jenis. Dan aku meminta dia untuk memutuskanku, untuk dia mengerti. Dan aku resmi menjadi Jomblo saat itu. Didekat Mr. Tulalit aku merasa nyaman. Aku pun kembali berpacaran dengannya tanggal 17 Juli ( hingga sekarang ). Beberapa minggu setelah kami berpacaran aku tahu bahwa Mr. Tulalit adalah Pecandu alkohol, ganja dan rokok. Aku ingin sekali menghentikan kebiasaan buruknya. Sampai akhirnya kami sepakat untuk berjanji, aku tidak akan merokok lagi dan dia pun tidak akan Minum, ngebucks ( ngeganja) dan merokok lagi. Aku tahu itu sangat sulit baginya dan bagiku. Tapi kami tetap berjuang, dankami pun lebih sering bersama dan saling mengerti kekurangan kami. Kehebatan cinta muncul diantara aku dan Mr. Tulalit. kami berdua terbebas dari keburukan kami masing- masing. Kami saling melengkapi satu sama lain. Dan hubungan kami berjalan sangat baik, aku pun dapat melupakan masa laluku bersama kakak kelasku itu, aku benar-benar bahagia. Aku senang dapat menyayangi orang lain lagi, bukan karena aku haus kasih sayang dan perhatian, tapi ini real aku jatuh cinta. Tapi aku masih punya rahasia tentang hubunganku dengan teman lesbiku dulu. Aku sangat ingin menceritakan nya kepada Mr. Tulalit, tapi aku sangat takut kalau dia meninggalkanku karena merasa jijik. Sampai akhirnya aku memberanikan diri untuk bercerita kepadanya. Dan aku sama sekali tidak peduli dampak apa yang akan kuterima setelahnya. Dan voila, aku sangat bahagia. Dia mengerti keadaanku saat itu, dia juga tidak mempermasalahkan hal itu sama sekali. Dan mulai saat itu aku berjanji kepada diriku sendiri untuk tidak menyakitinya. Aku sangat menyayanginya. Thanks God i Found Him. Oh iya, aku dan gankku pun kini sudah bersatu kembali. Mereka kini mencoba untuk mengerti aku. Kita sama-sama memberi ruang untuk bercerita. Kami menangis dan tertawa bersama, sangat menyenangkan.

Sekarang aku kembali menjadi seorang gadis beranjak dewasa di masa-masa kuliahku, dan sahabat beserta Mr. Tulalit selalu ada untukku. Terima kasih sahabatku, terima kasih Mr. Tulalit ku. Aku sayang kalian.


A little notes :

Kini aku baru menyadari, ternyata haus kasih sayang itu bisa membuat orang berubah total, dan menjadi dampak yang sangat buruk. Jadi buat teman-teman yang lain aku sarankan apabila kalian merasa haus kasih sayang jangan pernah bertindak bodoh seperti aku, carilah jalan terbaiknya. Dan untuk sahabat yang mempunyai teman sepertiku, kalian harus benar-benar memperhatikan mereka, karena peran sahabat sangat penting dalam hidup seseorang. Trims ..

Pemenang "My Scribbles" SAC Dengan Tema: Love Story
Evani Samaria (1200987961)


LOVE IS MUST BELIEVE


Prnh pny seseorang yg dsyg? Pcr,temen,sodara ato ortu pastinya.. Tp ketika qta berdiri di antara 2 plhan,apa yg akan qta pilih? Percaya ma rasa sayang qta thdp pcr ato thdp temen?

Jgn ngomong sayang qLo qta ndiri blum bs buat diri qta ndiri bhagia, gmn mw buat org yg qta sayang bhagia?

Gtw knp,tiap org bs ngomong sayang,cinta,ato apalah!

Tp apa mrk ngerti,rasa sayang tuh bkn hnya dgn kata2. Itu berasal dr perasaan qta..

qta bhagia bersama org yg qta sayang,qta pgn sll sm2 dy,qta pgn buat dy bhagia,qta bs nerima smua kslhan dy n qta bs nerima smua kkrangan dy..

Kadang qta br tw qLo qta sayang ma se2org, ketika qta br bnr2 khilangan dy..

Gk ad ketawa sperti dl, gk ad maen2 sperti dl..

Trz apa yg harus qta lakuin?

Mencoba kembali dan tetep d samping dy? Ato cm jd pengecut yg rela khilangan tanpa brbuat apa2?

Ketika qta belajar mnerima smua kslhan dy,smua kkrangan dy itu berarti qta ud belajar sesuatu yg berharga dlm hdup..

Jgn cm jd pengecut yg cm bs menuntut sesuatu, tp mencoba ngelakuin sesuatu tanpa hrz dminta n dtuntut!

Jgn bilang rasa skt dlm cinta itu ad, tp brusaha ngingat stiap knangan indah yg prnah dy ksh utk qta.

Qta akn tw,apa qta bnr2 sayang ma dy. Inget sll hal2 yg prnh dy ksh..

Qlo dy prnh ngelakuin kslahan, apa itu dianggap sbg dy gx sayang qta lg n sbg rasa skt yg dy ksh...

QLo qta ngerasa gt,sbaiknya introspeksi diri qta, apa prnh qta gk nyakitin org laen? Apa prnh qta gk brbuat slh?

Skrg tinggal memilih, jd pengecut yg mbiarkan org yg qt sayang pergi? Ato mw jd se2org yg mempertahankan org yg dy sayang wlpun skt?

Org yg prnah mencintai qta, prnh sayang ma qta wlpun ntr dy brubah n slingkuh. Jika qta tetep brusaha maka suatu saat dy akn kembali lg spt dL. Krn wlpun dy brbh,dy gx akn prnh lupa cara menyayangi org yg dy sayang..

1 lg jgn prnh sia2in org yg qta sayang n apapun yg dy lakuin, krn suatu saat qLo dy gk ngelakuin hal2 itu lg qta br sadar bahwa stiap hal kcil yg dy lakuin itu pasti dgn rasa sayang dy. "BeLieVe"

~ cHinT~

Senin, 11 Mei 2009

Arti Penting Sebuah Kehidupan & Arti Cinta Dalam kehidupan Kamu


Ada hal hal yang tidak ingin kita
lepaskan...
dan ada orang orang yang tidak ingin
kita tinggalkan...
Tapi ingatlah, melepaskan bukan
berarti akhir dari dunia...
melainkan awal dari kehidupan yang
baru...

Kebahagiaan ada untuk mereka yang
menangis...
Kebahagiaan ada untuk mereka yang
telah tersakiti...
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba...

Karena merekalah yang bisa menghargai...
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka...

Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli terhadapnya...
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya dengan setia...
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum...
sambil berkata , “ Aku turut berbahagia untukmu “...

Apabila cintamu tidak berhasil,
bebaskanlah dirimu...
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi...
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya...
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya...

Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal...
Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh...
Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu...
Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri dan suatu saat kamu akan menyadari...
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu...
Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan pilihan kehidupan yang telah kau buat...
Yang seharusnya ada di dalam hidupmu...

Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati...
Daripada air mata yang keluar dari mata kita...
Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus...
Sementara air mata yang tersembunyi...
Akan menggoreskan luka di dalam hatimu...
Yang bekasnya tidak akan pernah hilang...

Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang...
Tetapi ketika cinta itu tulus...
Meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah...
Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia...
Sewaktu kamu dapat mencintai seseorang...
Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri...

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang...
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita...
Atau karena ia tidak mempedulikan kita...
Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu...
Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya...
Tetapi apabila kamu benar benar mencintai seseorang...
Jangan dengan mudah kita melepaskannya...
Berjuanglah demi cintamu... Fight for your dream !
Itulah cinta yang sejati...
Bukannya seperti prinsip “ Easy come..Easy go... “

Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan...
Daripada berjalan bersama orang “ yang tersedia “
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai...
Daripada orang yang berada di “sekelilingmu “

Lebih baik menunggu orang yang tepat...
Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat...
Untuk dibuang dengan hanya “seseorang “
Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat...

Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang paling menyakiti hatimu...
Dan kadang kala teman yang membawamu di dalam pelukannya...
Dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari...

Ucapan yang keluar dari mulut seseorang...
Dapat membangun orang lain, tetapi dapat juga menjatuhkannya...
Bila bukan diucapkan pada orang, waktu, dan tempat yang benar...
Ini jelas bukan sesuatu yang bijaksana...

Ucapan yang keluar dari mulut seseorang...
Dapat berupa kebenaran ataupun kebohongan untuk menutupi isi hati...
Kita dapat mengatakan apa saja dengan mulut kita...
Tetapi isi hati kita yang sebenarnya tidak akan dapat dipungkiri...

Apabila kamu hendak mengatakan sesuatu...
Tataplah matamu di cermin dan lihatlah kepada matamu...
Dari situ akan terpancar seluruh isi hatimu...
Dan kebenaran akan dapat dilihat dari sana...

Baca dan renungkanlah ....

-brav3-

Rabu, 06 Mei 2009

Persahabatan ( Sahabat Sejati)

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan

dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal seringkali menjadi penghancur
persahabatan antara lain :
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidaksetiaan.
Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan
oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.

Renungkan :
**Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri
“Dalam masa kejayaan, teman2 mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman2 kita.”**

Arti Sahabat


Arti Sahabat



Temans,
Apakah arti sahabat bagimu? Seberapa pentingkah mereka bagi hidup kita? Dan bagaimanakah cara kita menjaga persahabatan?

Suatu hari pernah ada yang bercerita pada saya tentang sebuah kisah pada jaman rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam . Saya lupa redaksinya dan lupa fokus cerita pada rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam atau pada salah seorang sahabat (mohon kalau ada yang lebih tahu memberitahukan). Diceritakan bahwa beliau tersebut sangat memuliakan sahabat-sahabatnya dan memperlakukan mereka dengan sedemikian rupa sehingga seolah-olah bagi setiap sahabatnya mereka masing-masing lah yang paling istimewa. Keren ya ^_^

Empat tahun yang lalu, beberapa bulan setelah wisuda-di bulan September, salah seorang sahabat pernah mengirimi saya kartu menasehati saya “Jangan pernah melupakan sahabatmu, karena di suatu saat dia bisa jadi salah namun di saat lain dia juga pernah berbuat baik” (thx ya bu, dikau mungkin sudah lupa, tapi kartunya selalu kusimpan, apalagi nasehatmu itu ^_^) Pun di waktu lain aku mengintip blog seorang teman, katanya ada beberapa sms yang tidak pernah dihapusnya. Salah satunya adalah sms berbunyi : “Apa Kabar Iman ? Semoga selalu melangkah maju. Apa Kabar Hati ? semoga selalu bersih dari kelabu. Apa kabar Cinta? semoga selalu berpeluh rinduNya”. Sms itu juga tidak pernah kuhapus, karena saling menasehati memang keren :)

Persahabatan,
Suatu saat saya pernah bersepakat bahwa persahabatan juga akan melewati ujian. Sayapun pernah mengalaminya. Dan saya rasa hampir semua orang pernah mengalaminya. Ketika masalah tersebut lewat, kadang saya merasa sedih mungkin ketika hal itu terjadi saya pernah sangat menyakiti sahabat saya, baik itu lewat ucapan, perbuatan, disengaja maupun (merasa) tidak disengaja. Banyak hati yang selembut sutera…

Tapi percayalah, dibalik segala kesalahan, sahabat sejati tak pernah bersungguh-sungguh ingin menyakiti sahabatnya.

Kenapa saya tiba-tiba menuliskan ini? Karena baru-baru ini saya menjumpai kasus 2 orang yang telah bersahabat lama, bertahun-tahun, tiba-tiba bertengkar karena (sedikit) salah paham yang menurut saya sangat besar potensi untuk kembali berbaikan. Namun kemudian ternyata salah satu pihak merasa ‘tidak ingin lagi seperti dulu’ karena di matanya ‘kejadian itu’ sangat terlalu menyakitkan. Sang teman menyakiti hati secara verbal dan bahasa tubuh. Dan kemudian silaturahmi keduanya memburuk walau masih bertegur sapa.

Awalnya saya bingung, bagaimana bisa pertemanan yang telah terjalin begitu lama sampai ke taraf ‘tak bisa baikan lagi’ hanya karena peristiwa sesaat?. Namun kemudian saya sadar, sebagai ’pihak luar’ saya tidak bisa men-judge apapun, karena bagaimanapun saya tidak pernah benar-benar berada di situasi tersebut.

Peristiwa ini kemudian membuat saya berfikir lama. Menjaga sesuatu memang jauh lebih susah dibanding ketika memulainya.

Tiba-tiba saya teringat sahabat-sahabat saya. Orang-orang yang bagi saya sungguh spesial. Saya yakin, dengan segala ketidak sempurnaan saya, pastilah ada saat-saat dimana saya pernah tersalah, sengaja maupun tidak. Pasti ada.

Tiba-tiba saya teringat sahabat-sahabat saya, yang bagi saya rata-rata memiliki jiwa besar, kelembutan hati, penyayang, penuh empaty, good listener dan merupakan sosok-sosok yang selalu saya cari ketika ingin bertukar fikiran. Walaupun untuk topik-topik yang berbeda-beda. Saya merasa sangaaat bersyukur telah diberi hadiah sahabat-sahabat yang begitu indah.

Ya… bagi saya, sahabat adalah hadiah;
Karena, dibalik segala kekurangan saya mereka masih tetap mau saling bertukar kabar, baik dengan sms-sms, telpon, chatting singkat, saling menasehati, menyemangati, saling berkirim email-email singkat, bahkan email-email panjang yang kadang butuh waktu berhari-hari membalasnya.

Ya… bagi saya, sahabat adalah anugerah;
Karena mereka tak hanya menasehati saya namun saya berharap juga memaafkan saya (semoga). Karena alhamdulillah kami sampai saat ini masih saling bertukar kabar.


Ya… bagi saya, sahabat adalah amanah;
Karena ternyata butuh penjagaaan yang serius agar tetap indah selamanya. Kembali kepada peristiwa di atas, saat berbincang dengan salah satu dari pihak yang berkonflik tersebut, kemudian banyak sekali hikmah yang kemudian dapat saya peroleh. Hal-hal ini sekaligus menjadi renungan terhadap hal-hal yang mungkin juga pernah saya langgar ketika berinteraksi dengan sahabat-sahabat saya;

Ketika sahabatmu merasa tersakiti, lekaslah introspeksi diri, mungkin bagimu engkau benar namun baginya hati telah tersakiti. Tidak ada salahnya memulai meminta maaf;

Menjadi seorang sahabat butuh empati, pemahaman terhadap perasaan orang lain;

Menjadi seorang sahabat harus siap menjadi ’a good listener’

Demikianlah dulu. Hatur nuhun untuk teman-teman yang selalu memaafkan kesalahan-kesalahan saya, sehingga sampai detik ini masih senantiasa saling bercerita… Engkau sungguh berharga.

Dan aku selalu percaya bahwa sahabat sejati tidak pernah benar-benar bermaksud menyakiti hati sahabatnya